Jumat, 28 Agustus 2009

Abraham David Mandey : Pendeta yang mendapat Hidayah Allah


Friday, 24 June 2005 17:00

Barangkali tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa perjalanan hidupnya merupakan suatu kasus yang langka dan unik. Betapa tidak, Abraham David Mandey yang selama 12 tahun mengabdi di gereja sebagai "Pelayan Firman Tuhan ", istilah lain untuk sebutan pendeta, telah memilih Islam sebagai "jalan hidup" akhir dengan segala risiko dan konsekuensinya. Di samping itu, ia yang juga pernah menjadi perwira TNI-AD dengan pangkat mayor, harus mengikhlaskan diri melepas jabatan, dan memulai karir dari bawah lagi sebagai kepala keamanan di sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

Cerita Beliau ini, - mohon maaf - tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan Institusi tertentu karena apa yang telah terjadi Beliau terima dengan ikhlas dan tawakal, Beliau hanya ingin menceritakan proses bagaimana Beliau mendapat hidayah dan tantangannya sebagai mualaf - red.

Saya terlahir dengan nama Abraham David di Manado, 12 Februari 1942. Sedangkan, Mandey adalah nama fam (keluarga) kami sebagai orang Minahasa, Sulawesi Utara. Saya anak bungsu dan tiga bersaudara yang seluruhnya laki-laki. Keluarga kami termasuk keluarga terpandang, baik di lingkungan masyarakat maupun gereja. Maklum, ayah saya yang biasa kami panggil papi, adalah seorang pejabat Direktorat Agraria yang merangkap sebagai Bupati Sulawesi pada awal revolusi kemerdekaan Republik Indonesia yang berkedudukan di Makasar. Sedangkan, ibu yang biasa kami panggil mami, adalah seorang guru SMA di lingkungan sekolah milik gereja Minahasa.

Sejak kecil saya kagum dengan pahlawan-pahlawan Perang Salib seperti Richard Lion Heart yang legendaris. Saya juga kagum kepada Jenderal Napoleon Bonaparte yang gagah perwira. Semua cerita tentang kepahlawanan, begitu membekas dalam batin saya sehingga saya sering berkhayal menjadi seorang tentara yang bertempur dengan gagah berani di medan laga.

Singkatnya, saya berangkat ke Jakarta dan mendaftar ke Mabes ABRI. Tanpa menemui banyak kesulitan, saya dinyatakan lulus tes. Setelah itu, saya resmi mengikuti pendidikan dan tinggal di asrama. Tidak banyak yang dapat saya ceritakan dari pendidikan militer yang saya ikuti selama 2 tahun itu, kecuali bahwa disiplin ABRI dengan doktrin "Sapta Marga"-nya telah menempa jiwa saya sebagai perwira remaja yang tangguh, berdisiplin, dan siap melaksanakan tugas negara yang dibebankan kepada saya.

Meskipun dipersiapkan sebagai perwira pada bagian pembinaan mental, tetapi dalam beberapa operasi tempur saya selalu dilibatkan. Pada saat-saat operasi pembersihan G-30S/PKI di Jakarta, saya ikut bergabung dalam komando yang dipimpin Kol. Sarwo Edhie Wibowo (almarhum).

Setelah situasinegara pulih yang ditandai dengan lahirnya Orde Baru tahun 1966, oleh kesatuan saya ditugaskan belajar ke STT (Sekolah Tinggi Teologi) milik gereja Katolik yang terletak di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Di STI ini, selama 5 tahun (1966-1972) saya belajar, mendalami, mengkaji, dan diskusi tentang berbagai hal yang diperlukan sebagai seorang pendeta. Di samping belajar sejarah dan filsafat agama Kristen. STT juga memberikan kajian tentang sejarah dan filsafat agama-agama di dumia, termasuk studi tentang Islam.


Menjadi Pendeta.

Sambil tetap aktif d TNI-AD, oleh Gereja Protestan Indonesia saya ditugaskan menjadi Pendeta II di Gereja P***** (edited) di Jakarta Pusat, bertetangga dengan Masjid Sunda Kelapa. Di gereja inilah, selama kurang lebih 12 tahun (1972-1984) saya memimpin sekitar 8000 jemaat yang hampir 80 persen adalah kaum intelektual atau masyarakat elit.

Di Gereja P***** (edited) ini, saya tumpahkan seluruh pengabdian untuk pelayanan firman Tuhan. Tugas saya sebagai Pendeta II, selama memberikan khutbah, menyantuni jemaat yang perlu bantuan atau mendapat musibah, juga menikahkan pasangan muda-mudi yang akan berumah tangga.

Kendati sebagai pendeta, saya juga anggota ABRI yang harus selalu siap ditugaskan di mana saja di wilayah Nusantara. Sebagai perwira ABRI saya sering bertugas ke seluruh pelosok tanah air Bahkan, ke luar negeri dalam rangka tugas belajar dari markas, seperti mengikuti kursus staf Royal Netherland Armed Forces di Negeri Belanda. Kemudian, pada tahun 1969 saya ditugaskan untuk mengikuti Orientasi Pendidikan Negara-negara Berkembang yang disponsoni oleh UNESCO di Paris, Prancis.


Dilema Rumah Tangga

Kesibukkan saya sebagai anggota ABRI ditambah tugas tugas gereja, membuat saya sibuk luar biasa. Sebagaipendeta, saya lebih banyak memberikan perhatian kepada jemaat. Sementara,kepentingan pribadi dan keluarga nyaris tergeser. Istri saya, yang putri mantan Duta Besar RI di salah satu negara Eropa, sering mengeluh dan menuntut agar saya memberikan perhatian yang lebih banyak buat rumah tangga.

Tetapi yang namanya wanita, umumnya lebih banyak berbicara atas dasar perasaan. Karena melihat kesibukan saya yang tidak juga berkurang, ia bahkan meminta agar saya mengundurkan diri dan tugas-tugas gereja, dengan alasan supaya lebih banyak waktu untuk keluarga. Tenth saja saya tidak dapat menerima usulannya itu. Sebagai seorang "Pelayan Firman Tuhan" saya telah bersumpah bahwa kepentingan umat di atas segalanya.

Problem keluarga yang terjadi sekitar tahun 1980 ini kian memanas, sehingga bak api dalam sekam. Kehidupan rumah tangga saya, tidak lagi harmonis. Masalah-masalah yang kecil dan sepele dapat memicu pertengkaran. Tidak ada lagi kedamaian di rumah. Saya sangat mengkhawatirkan Angelique, putri saya satu-satunya. Saya khawatir perkembangan jiwanya akan terganggu dengan masalah yang ditimbulkan kedua orang tuanya. Oleh karenanya, saya bertekad harus merangkul anak saya itu agar ia mau mengerti dengan posisi ayahnya sebagai pendeta yang bertugas melayani umat. Syukur, ia mau mengerti. Hanya Angeliquelah satu-satunya orang di rumah yang menyambut hangat setiap kepulangan saya.

Dalam kesunyian malam saat bebas dan tugas-tugas gereja, saya sering merenungkan kehidupan ramah tangga saya sendiri. Saya sering berpikir, buat apa saya menjadi pendeta kalau tidak mampu memberikan kedamaian dan kebahagiaan buat rumah tangganya sendiri. Saya sering memberikan khutbah pada setiap kebaktian dan menekankan hendaknya setiap umat Kristen mampu memberikan kasih kepada sesama umat manusia. Lalu, bagaimana dengan saya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu semakin membuat batin saya resah. Saya mencoba untuk memperbaiki keadaan. Tetapi, semuanya sudah terlambat. Istri saya bahkan terang terangan tidak mendukung tugas-tugas saya sebagai pendeta. Saya benar-benar dilecehkan. Saya sudah sampal pada kesimpulan bahwa antara kami berdua sudah tidak sejalan lagi.

Lalu, untuk apa mempertahankan rumah tangga yang sudah tidak saling sejalan? Ketika niat saya untuk "melepas" istri, saya sampaikan kepada sahabat-sahabat dekat saya sesama pendeta, mereka umumnya menyarankan agar saya bertindak lebih bijak. Mereka mengingatkan saya, bagaimana mungkin seorang pendeta yang sering menikahkan seseorang, tetapi ia sendiri justru menceraikan istrinya? Bagaimana dengan citra pendeta di mata umat? Begitu mereka mengingatkan.

Apa yang mereka katakan semuanya benar. Tetapi, saya sudah tidak mampu lagi mempertahankan bahtera rumah tangga. Bagi saya yang terpenting saat itu bukan lagi persoalan menjaga citra pendeta. Tetapi, bagaimana agar batin saya dapat damai. Singkatnya, dengan berat hati saya terpaksa menceraikan istri saya. Dan, Angelique, putri saya satu-satunya memilih ikut bersama saya.


Mencari Kedamaian

Setelah kejadian itu, saya menjadi lebih banyak melakukan introspeksi. Saya menjadi lebih banyak membaca literatur tentang filsafat dan agama. Termasuk kajian tentang filsafat Islam, menjadi bahan yang paling saya sukai. Juga mengkaji pemikiran beberapa tokoh Islam yang banyak dilansir media massa.

Salah satunya tentang komentar K.H. E.Z. Muttaqin (almarhum) terhadap krisis perang saudara di Timur Tengah, seperti diYerusalem dan Libanon. Waktu itu (tahun 1983), K.H.E.Z. Muttaqin mempertanyakan dalam khutbah Idul Fitrinya, mengapa Timur Tengah selalu menjadi ajang mesiu dan amarah, padahal di tempat itu diturunkan para nabi yang membawa agama wahyu dengan pesan kedamaian?

Saya begitu tersentuh dengan ungkapan puitis kiai dan Jawa Barat itu. Sehingga, dalam salah satu khutbah saya di gereja, khutbah Idul Fitni K.H. E.Z. Muttaqin itu saya sampaikan kepada para jemaat kebaktian. Saya merasakan ada kekagetan di mata para jemaat. Saya maklum mereka terkejut karena baru pertama kali mereka mendengar khutbah dari seorang pendeta dengan menggunakan referensi seorang kiai Tetapi, bagi saya itu penting, karena pesan perdamaian yang disampaikan beliau amat manusiawi dan universal.

Sejak khutbah yang kontroversial itu, saya banyak mendapat sorotan. Secara selentingan saya pemah mendengar "Pendeta Mandey telah miring." Maksudnya, saya dinilai telah memihak kepada salah satu pihak. Tetapi, saya tidak peduli karena yang saya sampaikan adalah nilai-nilai kebenaran.

Kekaguman saya pada konsep perdamaian Islam yank diangkat oleh KH. E.Z. Muttaqin, semakin menarik saya lebih kuat untuk mendalami konsepsi-konsepsi Islam lainnya. Saya ibarat membuka pintu, lalu masuk ke dalamnya, dan setelah masuk, saya ingin masuk lagi ke pintu yang lebih dalam. Begitulah perumpamaannya. Saya semakin "terseret" untuk mendalami, konsepsi Islam tentang ketuhanan dan peribadahan

Saya begitu tertarik dengan konsepsi ketuhanan Islam yang disebut "tauhid". Konsep itu begitu sederhana, lugas, dan tuntas dalam menjelaskan eksistensi Tuhan yang oleh orang Islam disebut Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sehingga, orang yang paling awam sekalipun akan mampu mencemanya. Berbeda dengan konsepsi ketuhanan Kristen yang disebut Trinitas. Konsepsi ini begitu rumit, sehingga diperlukan argumentasi ilmiah untuk memahaminya.

Akan halnya konsepsi peribadatan Islam yang disebut syariat, saya melihatnya begitu teratur dan sistematis. Saya berpikir seandainya sistemper ibadatan yang seperti ini benar benar diterapkan, maka dunia yang sedang kacau ini akan mampu di selamatkan.

Pada tahun 1982 itulah saya benar-benar mencoba mendekati Islam. Selama satu setengah tahun saya melakukar konsultasi dengan K.H. Kosim Nurzeha yang juga aktif di Bintal (Pembinaan Mental) TNI-AD. Saya memang tidak ingin gegabah dan tergesa-gesa, karena di samping saya seorang pendeta, saya juga seorang perwira Bintal Kristen dilingkungan TNI-AD. Saya sudah dapat menduga apa yang akan terjadi seandainya saya masuk Islam.

Tetapi, suara batin saya yang sedang mencari kebenaran dan kedamaian tidak dapat diajak berlama-lama dalam kebimbangan. Batin saya mendesak kuat agar saya segera meraih kebenaran yang sudah saya temukan itu.

Oh, ya, di samping Pak Kosim Nurzeha, saya juga sering berkonsultasi dengan kolega saya di TNI-AD. Yaitu, Dra. Nasikhah M., seorang perwira Kowad (Korps.Wanita Angkatan Darat) yang bertugas pada BAIS (Badan Intelijen dan Strategi) ABRI.

Ia seorang muslimah lulusan UGM (Universilas Gajah Mada) Yogyakarta, jurusan filsafat. Kepadanya saya sering berkonsultasi tentang masalah-masalah pribadi dan keluarga. Ia sering memberi saya buku-buku bacaan tentang pembinaan pribadi dan keluarga dalam Islam. Saya seperti menemukan pegangan dalam kegundahan sebagai duda yang gagal dalam membina rumah tangganya.

Akhirnya, saya semakin yakin akan hikmah dibalik drama rumah tangga saya. Saya yakin bahwa dengari jalan itu, Tuhan ingin membimbing saya ke jalan yang lurus dan benar. Saya bertekad, apa pun yang terjadi saya tidak akan melepas kebenaran yang telah saya raih ini.

Akhimya, dengan kepasrahan yang total kepada Tuhan, pada tanggal 4 Mei 1984 saya mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat dengan bimbingan Bapak K.H. Kosim Nurzeha dan saksi Drs. Farouq Nasution di Masjid Istiqial. Allahu Akbar. Hari itu adalah hari yang amat bersejarah dalam hidup saya. Han saat saya menemukan diri saya yang sejati.


Menghadapi Teror

Berita tentang keislaman saya ternyata amat mengejutkan kalangan gereja, termasuk di tempat kerja saya di TNI-AD. Wajar, karena saya adalah Kepala Bintal (Pembinaan Mental)Kristen TNI-AD dan di gereja, saya adalah pentolan.

Sejak itu saya mulai memasuki pengalaman baru, yaitu menghadapi tenor dan berbagai pihak. Telepon yang bernada ancaman terus berdening. Bahkan, ada sekelompok pemuda gereja di Tanjung Priok yang bertekad menghabisi nyawa saya, karena dianggapnya telah murtad dan mempermalukan gereja.

Akan halnya saya, di samping menghadapi teror, juga menghadapi persoalan yang menyangkut tugas saya di TNI AD. DGI (Dewan Gereja Indonesia), bahkan menginim surat ke Bintal TNT-AD, meminta agar saya dipecat dan kedinasan dijajaran ABRl dan agar saya mempertanggungjawabkan perbuatan saya itu di hadapan majelis gereja.

Saya tidak penlu menjelaskan secara detail bagaimana proses selanjutnya, karena itu menyangkut rahasia Mabes ABRI. Yang jelas setelah itu, saya menerima surat ucapan tenima kasih atas tugas-tugas saya kepada negara, sekaligus pembebastugasan dan jabatan saya di jajaran TNT-AD dengan pangkat akhir Mayor.

Tidak ada yang dapat saya ucapkan, kecuali tawakal dan ménerima dengan ikhlas semua yang tenjadi pada diri saya. Saya yakin ini ujian iman.

Saya yang terlahir dengan nama Abraham David Mandey, setelah muslim menjadi Ahmad Dzulkiffi Mandey, mengalami ujian hidup yang cukup berat. Alhamdulillah, berkat kegigihan saya, akhirnya saya diterima bekerja di sebuab perusahaan swasta. Sedikit demi sedikit kanin saya terus menanjak. Setelah itu, beberapa kali saya pindah kerja dan menempati posisi yang cukup penting. Saya pennah menjadi Manajer Divisi Utama FT Putera Dharma. Pernah menjadi Personel/General Affairs Manager Hotel Horison, tahun 1986-1989, Dan, sejak tahun 1990 sampai sekarang saya bekerja di sebuah bank terama di Jakarta sebagai Safety & Security Coordinator.

Kini, keadaan saya sudah relatif baik, dan saya sudah meraih semua kebahagiaan yang selama sekian tahun saya rindukan. Saya sudah tidak lagi sendiri, sebab Dra. Nasikhah M, perwira Kowad itu, kini menjadi pendamping saya yang setia, insya Allah selama hayat masih di kandung badan. Saya menikahinya tahun 1986. Dan, dan perikahan itu telah lahir seorarig gadis kedil yang manis dan lucu, namariya Achnasya. Sementara, Angelique, putri saya dari istri pertama, sampai hari ini tetap ikut bersama saya, meskipun ia masih tetap sebagai penganut Protestan yang taat.

Kebahagiaan saya semakin bertambah lengkap, tatkala saya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama istri tercinta pada tahun 1989.

Kamis, 11 Juni 2009

5 Tips Menulis Iklan Online yang Efektif Mendatangkan Penjualan


Saat anda memulai bisnis internet, salah satu hal penting adalah berpromosi. Baik berpromosi secara online maupun offline. Di online, cara promosinya beraneka rupa. Baik yang menggunakan iklan berbayar maupun non berbayar.

Nah, saat anda menuliskan iklan, kemampuan anda dalam copywriting atau menuliskan iklan menjadi sangat penting. Karena itu menentukan apakah nantinya iklan anda diklik atau tidak.

Bagaimana cara menulis iklan online yang mematikan sehingga efektif mendatangkan penjualan?

Judul dan isi adalah kedua titik vital dalam iklan online. Pertama orang melihat judul. Selanjutnya, melihat isi untuk lebih meyakinkan mereka bahwa iklan tersebut yang memang diinginkannya. Karena itu, antara judul dengan isi harus solid.

Idealnya tips menulis iklan di bawah ini digunakan untuk iklan PPC (pey per click) yang mempertimbangkan keyword, seperti Adwords. Namun tak ada ruginya pula jika digunakan untuk iklan online secara umum. Tipsnya seperti di bawah ini:

* Pilih keyword. Dalam iklan, masukkan kata yang anda duga paling dicari target iklan anda. Misalkan saja, produknya berupa kopi yang dipasarkan Mas Sumartono kata apakah yang kira-kira dicari? Kopi nikmat, kopi enak, atau kopi lezat? Pilih salah satu.
* Buat beberapa rancangan judul. Andaikan memilih “kopi nikmat”, lalu coba buat dalam beberapa versi judul. Misalnya “Ingin Kopi Nikmat?”; “Cari Kopi Nikmat?”, “Ini Kopi Nikmat Kesukaan Anda!” dan lainnya.
* Menyantumkan jumlah pengguna. Masih mengenai judul, sebagai alternatif anda bisa buat judul yang menyebutkan jumlah pengguna produk tersebut. Sebagai contoh, misalkan bila produknya berupa bakso seperti blog baksowolu, bisa menulis “Bagaimana Rasa Bakso yang Minimal dinikmati 514 orang per harinya?”
* Perkuat dalam Isi. Setelah judul, anda tuliskan isi iklan anda. Pada isi, anda perkuat pesan yang ingin anda sampaikan. Memperkuatnya bisa dengan menampilkan keunggulan atau kekuatan produk anda.
* Hindari menyingkat. Sebagai contoh misalnya anda akan mengiklankan Formula Bisnis. Hindari menuliskan FB, lebih baik langsung ditulis Formula Bisnis. Mengapa? Karena pengunjung yang mengkliknya bisa salah kira. Dikiranya FB merupakan Facebook. Kalau demikian bisa jadi mereka mengklik yang tak diharapkan. Sehingga sangat mungkin mereka segera menutup iklan yang baru dikliknya. So, lebih baik langsung tuliskan nama lengkap produknya saja.

Kelima tips di atas tidak mutlak untuk iklan online. Anda mau gunakan untuk iklan offline seperti di spanduk, juga bisa. Dan yang penting dalam berpromosi, fokuskan pesan anda.

Silakan dicoba. Semoga bermanfaat.

Awas Penyakit Perfeksionis!


Saya dulu pernah terkena sindrom perfeksionis. Sebelum mulai membuat situs, saya selalu yakin dan optimis. “Situs ini pasti sempurna!” Lalu saya susun rencana, strategi-strategi pemasarannya, produk-produk andalannya, desain situsnya dll. Aha…situs ini pasti yang terbaik!

Setiap detil dari situs itu saya pertimbangkan baik-baik. Artikel-artikelnya juga harus yang terbaik dan tidak tertandingi. Itu yang menggebu-gebu dalam pikiran saya. Pokoknya…situs ini harus sempurna!

Tapi, kemudian apa yang terjadi? Saya selalu terpaku untuk yang terbaik. Apapun yang saya hasilkan, saya tak pernah puas. Karena, saya merasa selalu saja ada kekurangan. Jujur, saya takut kalau situs ini tak sesempurna yang saya bayangkan.

Namun hasilnya saya malah jadi tidak percaya diri. Apalagi kalau ada masukan dan kritik dari orang lain. Saya jadi semakin ciut. Dan, akhirnya ragu apakah situs ini benar-benar menjanjikan?

Ah! Kesempurnaan yang saya harapkan kok malah jadi hambatan untuk sukses?

Hehe… hal seperti ini memang kerap menghampiri para pebisnis internet. Semuanya ingin jadi sempurna. Pada intinya memang agar kita bisa mendapat banyak keuntungan.

Jika anda ingin punya hasrat menghasilkan situs yang paling OKE sedunia itu bagus. Keinginan seperti itu memang harus ditanamkan. Hanya saja, hasrat jadi sempurna itu punya efek samping. Dan, efek samping itu yang merugikan. Keinginan itu bisa melumpuhkan kemampuan anda yang sebenarnya. Hasilnya, tujuan-tujuan anda tidak akan tercapai.

Seperti yang tadi saya katakan di atas, misalnya, saya harus menulis artikel yang paling bagus! Karena pembaca hanya akan memilih yang terbaik. Konsekuensinya, saya terus menulis dan menulis. Satu tema saja bisa saya tulis berulang kali. Dan, saya masih tidak merasa puas. Apa anda juga pernah mengalami hal yang sama? Sangat tidak enak kan?

Semestinya kan saya bisa mengerjakan hal yang lain. Bukan berarti memberikan yang terbaik itu salah. Tapi, terlalu perfeksionis bisa memperlambat bisnis anda.

Akibat lainnya, kita jadi keras kepala. Kalau tidak sempurna, tidak akan terpakai. Pikiran jadi berat, jiwa juga lelah. Hasilnya, kita tidak akan bersemangat lagi menyelesaikan situs itu. Sementara anda masih saja terus cemas. “kok nggak bagus ya? Masih ada yang kurang deh!” Terus…dan terus…berpikiran demikian.

Akhirnya … situs yang harusnya launching bulan Agustus bisa molor sampai Agustus tahun depan. Wah…wah… gawat!

Selanjutnya, apa yang harus kita lakukan? Kalau dipikir-pikir, memuaskan semua orang itu kan tidak mungkin. Dan, kita memang tidak bisa memuaskan mereka seketika. Setiap pengunjung itu hanya akan mencari hal yang mereka butuhkan.

Kemudian kalau mereka menemukan kekurangan, mereka akan memberi respon. Apa saja yang kurang dari produk kita? Nah jadikan saran mereka sebagai umpan perbaikan. Asyik kan? Sambil bisnis kita tetap jalan, kita juga dapat kesempatan untuk perbaikan. Sebaliknya, kalau produk-produk anda juga tidak segera diluncurkan, bagiamana mereka bisa memberi respon. Iya kan?

Prinsipnya sederhana: Jadikan kesempurnaan itu sebagai motivasi. Tapi jangan sampai melewati batas waktu.

Maka, setiap kali anda punya ide cemerlang, segera susun rencana dan wujudkan!

Banyak yang bilang sukses berbisnis internet itu tidak perlu ide unik dan desain situs yang sempurna. Situs dengan kualitas rata-rata pun bisa menghasilkan uang yang anda inginkan. Intinya, perfeksionis itu penyakit menyebalkan!

Tapi, kini saya tidak khawatir lagi terjangkit penyakit perfeksionis. Saya sudah punya obatnya. Anda mau?

* Jangan tunggu ide revolusioner muncul di otak anda. Percuma, ini tidak akan terjadi. Fokus saja pada hal-hal yang sederhana dan lakukan sesegera mungkin.
* Jangan buang waktu untuk melakukan riset pasar. Luncurkan saja produk uji coba secepat mungkin. Untuk perbaikan produk, lakukan saja setelah launching.
* Jangan terlalu banyak punya rencana bisnis. Karena tidak semuanya bisa menghasilkan.
* Jangan buat rencana pemasaran besar-besaran. Akan lebih penting dan bermanfaat kalau masyarakat menyukai produk kita.
* Jangan hanya fokus pada jumlah uang yang anda hasilkan. Fokuslah pada pengunjung situs anda. Kalau produk anda sukses, uang akan datang sendiri. So, jangan jadikan uang sebagai tujuan.

Untuk sukses tidak perlu menyiksa diri kan? Intinya, segera wujudkan ide anda! Dan, selalu lakukan perbaikan…

Membuat Hari Senin Penuh Semangat!


iapa benci hari Senin? :-)

Setelah menikmati akhir pekan, tidak jarang ada yang mudah terjangkit rasa malas ketika Senin tiba. Serasa Senin merupakan hari yang teramat panjang dan membosankan. Berbanding terbalik dengan akhir pekan yang rasanya teramat singkat.

Apa benar demikian?

Setiap hari memiliki waktu yang sama 24 jam. Namun perpindahan dari hari libur ke hari kerja terkadang tak begitu saja diterima diri kita. Rasa malas yang begitu kuat muncul dan menggoda agar kita terus berada pada masa liburan.

Bagi yang sudah full membangun bisnis internet, liburan atau tidak tentu bukan soal. Uang terus mengalir kendati berlibur. Namun, bagi anda masih punya kewajiban lain untuk berangkat ke kantor atau sekolah misalnya, ada kalanya rasa malas begitu kuat membelenggu. Inginnya tiap hari sebagai hari libur.

Bagi anda yang merasa Senin dan hari kerja merupakan hari-hari menyebalkan, silakan simak tips-tips di bawah ini:

* Siapkan peralatan kerja. Malam hari sebelum tidur, siapkan perlengkapan anda untuk esok. Selesaikan tugas yang belum terselesaikan agar tak membuat anda kelabakan esok hari.
* Tatap dan cium anak anda. Bagi yang sudah dikarunia anak, sebelum tidur, coba tatap dalam-dalam wajahnya yang tengah terlelap, cium keningnya. Dan tumpahkan rasa cinta anda dengan berjanji melakukan yang terbaik untuknya. Hal yang sama lakukan ketika dia berangkat sekolah.
* Lipat selimut anda. Begitu bangun tidur, langsung lipat selimut anda. Bergegaslah ke kamar mandi. Cuci muka. Bagi yang muslim sekaligus mengambil air wudhu dan menunaikan sholat.
* Lihat luar rumah anda. Buka tirai atau gorden rumah dan rasakan sinar mentari yang begitu hangat. Bila anda yang sudah lama tak berolahraga, coba olahraga kecil baik lari atau jalan kaki keliling di sekitar rumah. Ajak serta anggota keluarga anda.
* Lihat dan ingat orangtua anda. Setiap rasa malas menyerang, ingat dan tatap orang tua anda. Ibu anda khususnya. Ingat saat anda masih dalam buaian dan gendongannya. Rasakan betapa besar rasa cinta dan pengorbanannya untuk anda. Berjanjilah untuk membahagiakan mereka.
* Tatap kembali cita-cita anda. Apa impian anda? Terus ACTION! Buat keluarga anda bahagia. Buat bangga orangtua anda.

Tiap hari adalah hari penuh semangat. Hapus kata “malas” dalam kamus hidup anda mulai detik ini dan seterusnya. Anda berjanji menjalani hari-hari anda dengan senang dan penuh semangat.

Mengutip dari webkios, tiap hari memiliki arti yang luar biasa. Senin adalah “Semangat Nan Indah”, Selasa berarti “Selalu Luar Biasa”, Rabu berarti “Rasakan bahagia dalam kalbu”, Kamis kepanjangannya “Kami Sukses”, Jumat berarti “Juga Amat Hebat”, Sabtu adalah “Saatnya Bersatu”, dan Minggu berarti “Mari ingat berkah seminggu”.

Mari semangat! Tidak lagi Senin menjadi hari menyebalkan. Kini tiap hari adalah hari-hari luar biasa, penuh bahagia, dan semangat.

Inilah 10 Patokan Membuat Situs Web yang Efektif Mendatangkan Penjualan Melimpah


Anda berencana membuat toko online? Atau sudah punya namun penjualannya tidak menggembirakan? Rasanya anda perlu tengok kembali situs web anda. Dan perhatikan kesepuluh patokan situs web efektif di bawah ini, apakah sudah melekat di situs web anda.

Untuk menghilangkan rasa penasaran anda, silakan langsung disimak.

1. Fokus di niche tertentu. Situs web anda perlu focus pada niche tertentu. Contoh yang baik misalnya seperti Arrahman Distro yang khusus menjual produk busana muslim.
2. Optimalkan SEO. Optimasi situs web anda seperti dengan menyiapkan title tags, meta description, meta keywords dan kode HTML yang dibutuhkan. Hal ini sedikit banyak ikut berperan mendongkrak posisi situs web anda di search engine.
3. Perbanyak keyword. Pada tiap halaman, isi dengan keyword utama dan tulis keyword antara 7 sampai 10 kali. Letakkan juga keyword sebagai anchor text.
4. Hindari memakai javascript dan frame. Penggunaan keduanya bisa menghambat spider search engine dalam mengcrawl secara sempurna seluruh isi situs web anda.
5. Konten prima. Lagi-lagi konten tetap jadi raja. Sekalipun itu dimaksudkan untuk toko online, konten yang memikat bisa menambah daya tarik produk anda. Sebagai contoh: umpamanya anda menjual produk obat pusing, anda mungkin bisa menulis “inilah ramuan yang disarikan dari jeruk nipis Gunung Ciremai dipadukan dengan garam pilihan dari Madura serta daun teh yang dipetik oleh tangan-tangan terampil di puncak Bogor. Dst… “ Di sini peran copywriting bisa menggugah sisi emosional dan logika calon pembeli.
6. Judul dan sub judul. Selain judul tambahkan sub judul pada tiap halaman. Tujuannya untuk meningkatkan perhatian pembaca.
7. Informasi seakurat mungkin. jelaskan spesifikasi, ukuran, jenis, bahan, atau apapun yang terkait dengan produk anda. Jelaskan dengan jelas.
8. Tes situs web di berbagai browser. Coba tes situs web anda di berbagai browser seperti FireFox, Opera, Internet Explorer, Chrome, dan lainnya. Pastikan tampilan yang anda harapkan terlihat di tiap browser. Selain browser, tes juga dnegan menggunakan layar komputer yang berbeda ukuran.
9. Tambahkan call to action. Orang sering lupa kalau tak diingatkan. Tambahkan pada akhir kalimat agar mereka segera melakukan pembelian.
10. Pelan tapi pasti. Mulai dari target yang kecil kemudian terus meningkat dan meningkat sampai akhirnya impian yang mungkin bahkan tak pernah anda pikirkan sebelumnya telah tercapai.

4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu


Kapankah aktivitas marketing dimulai? Apakah proses marketing baru dimulai hanya setelah sebuah produk siap dipasarkan?

Mungkin kebanyakan dari kita akan menjawab benar demikian. Proses marketing baru dijalankan setelah ada produk yang siap dipasarkan. Namun, dalam mata rantai marketing yang utuh, proses marketing sebenarnya harus sudah bekerja jauh sebelum produk diluncurkan. Bagaimana bisa?

Karena marketing bukan sekedar soal memasarkan produk yang sudah siap dijual. Namun marketing ikut berperan dari awal dalam menghasilkan produk berdaya jual tinggi.

Proses marketing diawali dari melihat peluang pasar, melakukan riset pasar, memilih target pasar, menyusun strategi marketing, merencanakan program marketing, lalu menyusun, meng-ACTION-kan, dan memantau hasilnya.

Pandangan awam yang menganggap proses marketing sebatas menyusun strategi marketing sampai evaluasi bisa berakibat fatal. Bukan saja berakibat tak lancarnya penjualan produk, namun bisa mengakibatkan biaya marketing yang tinggi dan tak efektif.

Biar lebih jelas, mari kita bahas secara runtut empat tahap proses marketing berikut ini:

1. Melakukan Riset Pasar. Proses marketing dimulai dari riset pasar untuk melihat seberapa besar potensi pasar, mengukur tingkat kebutuhan pasar, peluang pasar, dan ragam segmen yang tersedia. Juga mengetahui tingkat persaingan di pasar tersebut.
Sebagai contoh, sebelum meluncurkan Rumusan Rahasia Blogging, saya lihat betapa pasar blogging begitu besar. Tingkat kebutuhannya sangat tinggi. Pemilik blog masih sangat terbatas. Dan setahu saya, belum ada produk lain yang secara menyeluruh membahas secara tuntas dari A sampai Z tentang blogging. Rahasia Blogging bukan sekedar membahas tentang bagaimana membuat blog dan menghasilkan uang dari blogging. Namun lebih dari itu membuat blog sukses spektakuler.
2. Mengembangkan Strategi Marketing. Dengan memperhitungkan keunggulan anda, anda siapkan strategi positioning dan brand produk anda.
3. Menetapkan Program Marketing. Dari strategi marketing tersebut, kemudian lebih rinci ke program marketing. Apa sajakah program marketing yang anda rencanakan? Misalkan ketika baru meluncurkan produk, anda bertumpu pada SEO, PPC, dan beriklan di situs web iklan seperti iklan jitu.
Pada tahap ini, anda perlu hitung total anggaran marketing, alokasi pengeluaran di tiap program marketing yang dijalankan.
4. Evaluasi dan Perbaikan. Pada tahap terakhir ini kita lihat bagaimana hasil dari program-program marketing tersebut. Sudah sesuaikah dengan target anda? Dan dari hasilnya anda bisa rumuskan kembali program marketing apa yang perlu diperbaiki, mana yang perlu diperkuat, mana yang perlu dikurangi atau mungkin perlu ditiadakan. Dan begitu seterusnya.

Intinya selalu ukur program marketing anda. Sebab marketing merupakan proses berkelanjutan yang terus mengiringi dan menentukan keberhasilan bisnis internet anda.

Bagaimana? Anda sudah siap merancang program marketing untuk bisnis internet anda dan meng- ACTION-kannya? Ikuti keempat tahap proses marketing menyeluruh diatas agar kegiatan marketing anda lebih terencana dan terarah.

Menu Blogging: Empat Sehat, Lima Sempurna!


Habis membaca tulisan Mas Candra berjudul Appetizer sampai Dessert-Menu Wajib Blogger, saya terinspirasi membuat tulisan ini. Menu “empat sehat lima sempurna” adalah soal mengkonsumsi informasi. Agar nantinya blog yang kita kelola bisa menyajikan informasi “bergizi” seimbang. Sehingga pembaca pun betah menikmatinya.

Apa sajakah menu blogging empat sehat lima sempurna?

Saya masih ingat, beberapa bulan lalu ada salah seorang member, Mas Surya, yang bertanya bagaimana JokoSusilo.com bisa menghadirkan konten yang selalu menarik dan rasanya tak pernah kehabisan ide. Saya katakan untuk bisa menulis dengan baik, kita perlu suplai “makanan” yang juga berkualitas.

Selain mengkonsumsi “makanan” berbayar, saya pun mengkonsumsi non-berbayar. Dari suplai informasi-informasi berkualitas tersebut, kita mengunyah dan mencernanya. Sehingga kemudian kita pun mampu menghasilkan “makanan” yang layak ditunggu siapapun.

Lalu hubungannya dengan menu blogging? Agar blog anda pun bisa menghasilkan konten-konten yang menarik, serta pengembangan content dan blog anda bisa berjalan lancar, perhatikan “konsumsi” informasi anda, apakah sudah empat sehat lima sempurna?

1. Informasi Dasar. Informasi dasar merupakan “makanan pokok” anda. Dan “makanan” ini bisa tergantung dari niche blog anda. Sebagai contoh, kalau nichenya adalah pendidikan seperti punya Mas Eko Budoyo, mungkin seperti situs web Diknas menjadi langganan. Alternatif lain? Ensklopedi seperti Wikipedia, bisa menjadi tempat mencari informasi dasar. Kalau tentang bisnis internet dan marketing, blog JokoSusilo.com bacaan wajib anda. :-)
2. Informasi Teknis. Setelah mengetahui informasi dasar, anda pun perlu mengkonsumsi teknis-nya. Mungkin berupa langkah-langkah atau tutorial. Sebagai contoh seperti di tutorial untukku. Informasi teknis ini ibarat “lauk-pauk” yang berisi protein untuk memperkuat struktur dan sel blog atau situs web anda.
3. Informasi Segar. Anda juga perlu informasi yang fresh untuk mengetahui hal-hal yang sedang heboh diperbincangkan. Informasi ini bisa anda temukan di portal berita seperti detik.com atau Google News. Fungsi informasi jenis ini seperti sayur-sayuran yang akan menyegarkan tubuh anda. Dan yang jelas, tak membuat anda ketinggalan informasi.
4. Motivasi. Seperti “buah-buahan” yang penuh vitamin, blog motivasi bisa membuat anda semangat. Di sanalah, fungsi posting motivasi seperti punya Mas Arief dan Pak Wuryanano memainkan peran.
5. Produk Berbayar. Seperti susu yang mengandung berbagai macam kandungan, dari protein, lemak, kalsium, sampai vitamin, begitupun biasanya yang terdapat dalam produk berbayar. Di dalamnya, segala hal sudah dijelaskan dengan lengkap, sehingga anda dengan mudah dapat langsung mempraktekkannya. Anda sudah mengkonsumsi Rumusan Rahasia Blogging?

Tentu saja, dalam mengkonsumsi kelima jenis informasi tersebut jangan sampai anda mengkonsumsi berlebihan. Sehingga mengakibatkan anda mengalami over load informasi yang berakibat mengalami “obesitas blogging”. Tanda-tandanya adalah anda keasikan mengkonsumsi dan “NO ACTION!” Untuk mengantisipasinya, anda perlu melakukan fitness blogging. Mengkonsumsi secara bertahap dan terus ACTION adalah langkah bijak untuk membuat blog sukses spektakuler.

Bagaimana menurut anda? Sudah “empat sehat lima sempurna”-kah menu blogging anda?

Inilah 10 Tips Menulis Review Produk agar Penjualan Laris Manis


Dalam tiga jurus ampuh menjadi super reseller, yang bisa anda baca di member area Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, poin pertama adalah melakukan presell atau mereview produk tersebut. Melakukan pra penjualan dengan mereview produk bisa meningkatkan daya tarik calon pembeli produk anda.

Lalu bagaimana cara menulis review produk agar penjualan laris manis?

1. Pilih judul yang menarik dan unik. Misalnya 20 alasan memilih FormulaBisnis. Pastikan nama produk yang anda pasarkan dicantumkan dalam judul.
2. Jelaskan apa isi produk tersebut serta manfaatnya. Deskripsikan terlebih dahulu apa sebenarnya produk yang anda tawarkan. Bila ebook, jelaskan sebagai ebook (buku elektronik). Bila software, sebut sebagai software. Serta apa saja manfaat yang didapat pembelinya. Contoh seperti dilakukan Mas Endarta.
3. Penilaian anda. Bagaimana penilaian anda terhadap produk tersebut? Seberapa besar rekomendasi anda?
4. Tambahkan analisa anda. Seperti yang dilakukan rekan Edris Ernawan dalam reviewnya di sini.
5. Cantumkan garansi. Bila produk tersebut memberikan garansi, jangan lupa anda sebutkan pula garansinya.
6. Bonus. Bonus apa saja yang didapatkan bila membeli produk tersebut. Selain bonus yang didapat dari pemilik produk, sangat baik bila anda memberikan nilai tambah tersendiri. Tidak selalu harus ebook, nilai tambah yang bisa anda berikan juga berupa jasa, seperti dilakukan Mr-Mung.
7. Kelebihan produk. Apa saja kelebihan produk tersebut? Sampaikan dengan jelas dari kaca mata personal anda.
8. Kekurangan produk. Kekurangan produk bisa mungkin juga anda sampaikan. Namun, sebisa mungkin ubah kekurangan tersebut menjadi kekuatan. Sehingga memperkuat penawaran anda.
9. Menunjukkan komisi yang didapat. Uang merupakan magnet yang kuat. Sebagai pilihan, bila anda telah mendapatkan komisi, anda bisa tunjukkan komisi yang anda terima tersebut.
10. Menuliskan review lanjutan. Misal, cerita atau pengalaman yang berkaitan dengan produk tersebut. Contohnya seperti yang di sampaikan di blog dafidriau.

Sebagai tambahan, untuk mempercepat penjualan produk, silakan baca juga rahasia menjual produk lebih cepat dan 10 langkah mengeruk komisi sebagai affiliate.

Bagaimana? Sudahkah anda mereview produk yang anda promosikan?

Mesin Uang Online Dimulai dari Pikiran Anda


Jauh sebelum menghasilkan uang dari internet, anda baiknya berpikir apa yang ingin anda capai dari bisnis anda. Seberapa besar bisnis online anda nanti?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, mari kita bahas kata “besar” di sini. Tentukan porsi “besar”-nya bisnis anda. Bermainlah dengan isi kepala anda. Besarnya bisnis ini yang akan menuntun anda melangkah. Merangkai jalur-jalur bisnis akan memudahkan anda mencapai tujuan bisnis.

Saat anda sudah punya misi besar untuk masa depan anda, anda tak akan ragu melangkah. Meskipun banyak tantangan yang harus anda taklukkan.

Biasanya yang terjadi begini, waktu pertama kali terjun di bisnis online anda mendapat banyak godaan. Benar, saya berani pastikan anda lebih memilih pekerjaan offline anda yang memberikan pemasukan pasti setiap bulan daripada menekuni bisnis internet.

Wajar, setiap orang yang terjun di bisnis internet tidak serta merta mendapat uang besar. Yang kita dapat hanya uang kecil pada awalnya. Selain itu, sering kali pebisnis pemula dihinggapi rasa bosan. Ketika pekerjaan anda menuntut anda untuk duduk seharian penuh di depan komputer, rasa penat pasti gampang muncul. Apalagi, setelah anda duduk ratusan jam dan belum menghasilkan uang yang lumayan.

Nah, di sini anda harus bisa mengendalikan pikiran anda. Tidak ada yang mudah di awal. Kesuksesan pasti selalu datang seiring dengan besarnya usaha yang kita lakukan. Bulan pertama lazimnya kita mendapatkan bayaran yang tidak setimpal dengan usaha, tapi tunggu saja di bulan-bulan berikutnya. Penghasilan anda akan terus meningkat tiap minggunya. Asal, prospek bisnis internet yang anda bangun cerah, masa depan anda juga ikut terang benderang. Contoh, seperti Mas Muklis yang sudah mampu membeli komputer baru dari hasil bisnis online.

Kuncinya: bukan bisnis apa yang bisa membuat anda kaya. Tapi, bagaimana membuat bisnis yang bisa membuat anda kaya raya.

Ingat, bisnis apapun bisa membuat anda kaya. Tak perlu berpikir terlalu jauh. Cari cara bagaimana target pasar anda menemukan produk anda! Itu saja sudah cukup. Selama harga yang anda tentukan bisa dijangkau oleh mereka, pastilah produk anda laris. Mempertemukan kutub “penawaran dan permintaan” ini lebih penting dan menghasilkan.

Selanjutnya, jadikan diri anda berbeda dari orang lain. Jika orang lain menganggap Rp 10 juta adalah jumlah yang besar, maka anda harus berpikiran bahwa Rp 10 juta itu kecil. Tanamkan dalam pikran anda, “dalam sekejap saya bisa menghasilkan uang Rp 10 juta.” Saat orang lain perlu waktu 1 bulan untuk menghasilkan Rp 10 juta, maka anda harus menetapkan Rp 10 juta bisa anda raih dalam waktu sehari.

Berbeda halnya jika anda menganggap Rp 10 juta sebagai jumlah yang maksimal bisa anda dapatkan, selamanya usaha anda akan terpatok di angka Rp 10 juta. Tentu anda tak mau mandeg di penghasilan nominal tertentu bukan? Tanamkan di benak anda bahwa penghasilan anda harus terus bertambah dan bertambah setiap bulan!

Satu hal lagi, saat bekerja tak perlu memantau tumpukan uang yang masuk ke rekening anda. Yang terpenting anda ikut mengalir dalam irama kerja yang sudah anda buat. Saat anda sudah menentukan besar penghasilan, uang akan masuk sendiri ke rekening anda sesuai yang anda harapkan. Ini konsep menghasilkan uang dari internet yang sering orang abaikan.

Pikiran anda akan menentukan langkah-langkah anda. Tapi, jangan lantas hanya berpikir saja. Tetap anda butuh ACTION! Kalau cuma berpikir dan berpikir, uang tak akan menghampiri anda.

Anda setuju? Bagaimana pendapat anda?

Kesederhanaan adalah Kekuatan Luar Biasa


Tidak sedikit orang yang mudah terpesona dengan hal-hal yang kompleks dan rumit. Dalam pikirannya, segala yang rumit atau kompleks, pastilah luar biasa, canggih, dan ‘wah’. Namun sayangnya kadang pandangan tersebut dibarengi dengan menganggap remeh hal-hal sederhana. Kesederhanaan dipandang hanya sebelah mata.

Apakah benar kesederhanaan itu tidak luar biasa dan powerful?

Menyadari betapa dunia saat ini sudah begitu kompleks merupakan satu kenyataan yang tak terbantahkan. Perkembangan teknologi dan komunikasi melesat begitu cepat. Teknologi-teknologi terbaru terus bermunculan.

Betul kalau sekarang dunia kita begitu kompleks. Namun, kerumitan tak seharusnya kemudian ditampilkan dengan wajah seadanya. Yang hebat menurut saya adalah mampu menjadikan segala hal yang begitu rumit menjadi jauh lebih sederhana. Agar siapapun bisa menikmatinya dengan nyaman.

Anda bisa lihat Google. Di balik kerumitan Google dalam proses pembuatannya, Google menawarkan hal yang sangat sederhana kepada para penggunanya. Bila anda ingin mencari sesuatu, anda cukup mengetikkan kata yang dicari, dalam sepersekian detik hasil pencarian langsung muncul.

Kemudahan dan kesederhanaan Google membuatnya menjadi search engine nomor satu di dunia. Kesederhanaan Google itu pula yang menjadi trend-setter di kalangan search engine lain. Dan menjadikan “simplicity web” sebagai falsafah acuan bagi para pembuat situs web di dunia.

Bukan hanya dalam desain dan isi (content) web, bahkan dalam jiwa Google, kekuatan kesederhanaan itu begitu kuat merasuk. Sehingga produk-produk keluaran Google selalu memancarkan kekuatan kesederhanaan itu.

Karena memang seperti yang juga saya yakini: kesederhanaan adalah kekuatan yang luar biasa.

Sederhana membuat kita fokus.
Sederhana membuat hidup kita lebih simpel.
Sederhana membuat hidup lebih seimbang.
Sederhana membuat tindakan kita lebih efektif dan efisien.
Sederhana membuat hidup anda lebih mudah.

Anda pun bisa mulai hidup yang sederhana namun luar biasa. Mulai dari pikiran anda detik ini juga. “Rapikan pikiran anda. Carut marut pikiran, urai dan aturlah kembali. Dan rasakan hasilnya. Anda akan bisa berpikir jauh lebih jelas!”

Kesederhanaan. Itulah kata kunci yang menjadi rahasia bisnis internet saya selama ini. Berkat kesederhanaannya, FormulaBisnis menjadi satu-satunya bisnis internet di Indonesia yang bertahan lebih delapan tahun dan terus berkibar.

Mulailah bisnis internet anda dengan cara sederhana. Cukup tiga langkah. Anda memiliki produk, membuat situs web, dan mengalirkan traffic. Maka bisnis internet anda sudah berjalan.

Mengapa kita harus membuatnya menjadi rumit bila yang sederhana terbukti berhasil? Bagaimana pendapat anda?

Tentukan Target anda Sekarang!


Satu pertanyaan klasik selalu terlontar tiap tahun baru tiba. “Apa target saya tahun ini?”

Jika anda sudah punya jawabannya, itu bagus. Karena, dengan memiliki target yang jelas, anda akan melangkah lebih percaya diri.

Mungkin saja di antara kita masih ada yang kecewa dengan target yang belum tercapai tahun lalu. Tapi, kekecewaan ini harus segera diatasi. Waktu sangat berharga karena ia tidak bisa diputar ulang. Jadi, apa gunanya berlarut-larut dalam kekecewaan?

Buka pikiran dan hati anda dan ingat, kita masih punya kesempatan di tahun berikutnya. Ya, kesempatan emas di tahun ini. Percayalah tahun ini sesuatu yang luar biasa akan terjadi dan mengubah hidup anda, bahkan juga orang-orang di sekitar anda.

Keyakinan seperti ini juga saya tanamkan pada diri saya. Bahkan sejak dulu saat saya mulai memutuskan ‘Ya! Saya akan mulai dan sukses di bisnis internet!‘

Berbekal rasa optimis, ketekunan, dan kerja keras, satu persatu tujuan saya tercapai. Saya yakin, anda tentu juga bisa melakukannya lebih dari saya.

Ucapkan pada diri anda, “Tahun 2008 adalah tahun saya!”

Segarkan pikiran, ciptakan peluang-peluang baru! Kembangkan berbagai kreativitas baru dalam bisnis. Tinggalkan strategi lama yang sudah usang dan tidak mendatangkan hasil, dan mulai gunakan strategi baru. Terbukalah pada perubahan!

Jika anda punya tujuan, petakanlah! Susun berdasar jangka waktunya. Ada jangka panjang, menengah, dan jangka pendek, kemudian jalankan. Tetapi, jangan lupa juga untuk menjalaninya secara alami. Jangan sampai target-target itu justru membelenggu anda. Jangan biarkan diri anda tertekan karena banyak target jangka pendek yang tidak terpenuhi sehingga merasa khawatir gagal meraih apa yang sudah diidam-idamkan. Ini bahaya!

Tujuan hanyalah poin-poin atau jalur penanda. Kurang lebih seperti rambu lalu lintas yang akan membantu anda agar tidak tersesat atau menuju arah yang salah. Jadi, cobalah bersikap lebih terbuka dan fleksibel. Rebut setiap kesempatan yang membantu anda ke arah tujuan. Lakukan hal-hal yang sekiranya realistis dan dapat anda lakukan.

Di bawah ini ada beberapa hal yang bisa anda renungkan:

1. Biarkan setiap kejadian merubah hidup anda. Anda harus mau berkembang karena andalah orang yang menciptakan dan menghidupkan adanya perubahan itu. Terbukalah pada pengalaman-pengalaman yang sebelumnya pernah anda alami. Anda harus mau belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu…
2. Proses itu lebih penting dari hasil. Jika hasil mengendalikan proses, kita hanya akan jalan di tempat. Kita akan selalu terpaku di tempat kita ada sekarang. Tidak berkembang! Sebaliknya, jika proses mengendalikan hasil, meski kita belum melihat tujuan kita, tapi kita tahu pasti kita akan sampai disana. Yakinlah!
3. Mulailah dari manapun anda berada. Ketidaktahuan untuk memulai dari mana sering membuat kita tidak beranjak. Ambilah inisiatif. Lakukan dari manapun anda berada, sekarang juga!

Jadi, tentukan target dan tujuan anda tahun ini. Andalah yang menjadi penuntun target. Andalah pusat dari target-target anda. Andalah yang mengendalikannya, bukan target yang mengikat anda. Dan, jangan pernah berhenti berubah… ke arah yang lebih baik tentunya…

5 Kesalahan Mendasar yang Harus Dihindari bagi Anda yang Berniat Memiliki Produk Sendiri


Bagi anda yang sudah bergabung dengan Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, pastinya sangat menyadari betapa penting memiliki produk sendiri. Punya produk sendiri berarti anda sedang merintis tambang uang anda.

Namun begitu, bila saya perhatikan, kadang ada produk yang baru diluncurkan tak lolos dari jeratan kesalahan-kesalahan mendasar. Apa sajakah itu? Berikut ini kesalahan-kesalahan mendasar yang tak boleh terjadi pada anda yang berniat memiliki produk sendiri.

1. Tidak melakukan riset pasar. Hanya berdasarkan intuisi atau keinginan mungkin. Lalu terburu-buru membuat produk informasi. Seharusnya, anda mulai dari meneliti pasar di internet. Bagaimana caranya? Silakan baca 6 cara meriset pasar agar bisnis internet berjalan lancar.
2. Tidak melihat peta persaingan. Di beberapa ceruk pasar mungkin tingkat kompetisinya sudah terlalu tinggi. Bila anda nekad untuk bermain di ceruk tersebut dengan persiapan seadanya, hampir bisa diprediksi kalau bisnis internet anda gagal.
3. Isi produk tidak fokus untuk konsumen. Terkadang kita terlalu asyik dengan diri sendiri saat membuat produk. Kita jadi abai dengan apa yang sebenarnya diperlukan oleh (calon) konsumen kita. Karena itu, camkan baik-baik kalimat berikut di otak anda. Saat membuat produk informasi, selalu tanyakan “apa yang mereka butuhkan? Apa gunanya bagi mereka? Apakah bagian ini bermanfaat bagi mereka?” Kualitas produk anda, seperti disebut Mas Sumartono, menjadi salah satu faktor kepuasan pelanggan.
4. Tak tahu hal-hal yang efektif atau tidak. Kalau yang ini anda akan temukan jawabannya seiring proses. Di awal, ketika anda mencoba berbisnis internet, anda belum tahu mana tempat beriklan yang efektif untuk produk anda, bagian mana dari halaman anda yang perlu diubah dan berefek terhadap penjualan, dan keyword apa yang paling banyak mendatangkan penjualan. Namun sering proses bisnis internet anda, anda akan temukan jawabannya.
5. Akhirnya marketing intinya. Ketika produk anda sudah jadi, pada akhirnya soal marketing yang berbicara. Banyak sekali mungkin produk yang bagus, namun tak jadi laris manis karena marketingnya tak jalan. Atau mungkin jalan, namun setengah-setengah. Atau langkah marketing jalan, namun jalan marketing yang diambil keliru.

Soal marketing pada intinya sederhana: “anda membawakan produk yang tepat pada orang yang tepat, dengan cara yang tepat, dan dalam waktu yang tepat!”

Baiklah. Bagaimana menurut anda? Silakan sampaikan pendapat anda dengan mengisi komentar.

Dan ikuti terus blog JokoSusilo.com. Karena dalam waktu dekat akan ada kejutan paling menghebohkan yang akan menggemparkan jagad bisnis internet dan blogging tanah air. Nantikan saja…

Bagaimana Membuat Penghasilan Terus Meningkat Tanpa Henti


Anda “bosan” dengan penghasilan yang diterima saat ini? Tak pernah naik apalagi di masa yang kian berat seperti sekarang ini? Tak perlu frustasi atau menyerah. Selalu ada jawaban untuk setiap kesulitan.

Yang pasti, kalau anda ingin meraih penghasilan yang lebih baik dan cara yang anda lakukan selama ini tak bisa diandalkan, anda perlu cara baru untuk mewujudkannya. Kalau anda masih melakukan cara yang sama, pasti hasil yang didapat pun tak jauh berbeda.

Tapi sebelum sampai ke Z, mari kita mulai dari A terlebih dulu. Jika anda mau mengubah hidup anda, anda perlu pondasi yang kokoh sebelum mencapai tahap itu. Agar saat anda sudah menikmati penghasilan seperti “pancuran air yang tak pernah mampet” atau ketika uang sudah bukan lagi segalanya, anda sudah memiliki kesiapan mental.

Fakta pertama yang perlu kita terima adalah kesuksesan itu bertumpu pada seberapa jauh produktivitas kita. Dan mengenai cara meningkatkan produktivitas, banyak buku dan pakar yang menyebut pentingnya manajemen waktu. Kita disarankan untuk membiasakan mengukur hasil dalam rentang waktu tertentu. Kalau dalam soal penghasilan misalnya, waktu yang sudah kita keluarkan dibandingkan dengan uang yang kita dapat.

Konsep ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari konsep “waktu adalah uang”. Kalau dalam konsep sebelumnya tersebut, belum ada ukuran yang jelas. Sedangkan dalam konsep pengembangannya ini, kita diajak untuk lebih ketat dan terarah dalam mengukur produktivitas kita.

Contoh cara gampang yang bisa anda praktekkan adalah dengan menghitung penghasilan anda dalam setiap jam. Pertama, anda tinggal tetapkan penghasilan yang ingin didapat dalam setiap jam. Kemudian anda tinggal menggunakan acuan penghasilan itu untuk memilih pekerjaan yang sepadan dengan “tarif” anda.

Lalu kalau anda ingin mendapatkan uang lebih banyak, anda tinggal menaikkan tarif per jam anda. Sehingga anda bisa memilih melakukan aktivitas yang bisa menghasilkan uang sesuai tarif baru yang anda tetapkan.

Bingung?

Contohnya begini. Kalau selama ini anda misal mematok penghasilan Rp 50 ribu/ jam dan ingin mendapat Rp 80 ribu/ jam. Maka anda tinggal mengurangi pekerjaan yang hanya menghasilkan Rp 50 ribu/ jam dan mengalihkannya ke aktivitas yang menghasilkan Rp 80 ribu / jam.

Cara ini mungkin sudah banyak yang tahu. Dan saya pun termasuk yang menerapkannya. Tapi setelah dijalani cukup lama, meski ada sisi plus-nya, tapi dalam jangka panjang konsep ini bisa sangat membahayakan keuangan anda.
Anda pasti tanya kenapa. Mengenai apa saja plus minus-nya, saya beberkan di posting berikutnya.

Oh ya, kalau anda sendiri bagaimana trik untuk terus meningkatkan penghasilan? Mari bagikan pengalaman anda kepada kawan-kawan lainnya.

Inilah 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja Anda


Menjadi lebih produktif sudah tentu menjadi keinginan anda. Sayangnya, sering kali tak banyak yang bisa melakukannya.

Mungkin sering banyak halangan, baik dari dalam diri maupun dari luar, yang menghambat kerja anda. Sehingga apa yang anda lakukan menjadi tidak efektif.

Tidak efektif menyebabkan anda tidak produktif. Padahal, kita semua tahu kalau produktivitas berhubungan dengan kesuksesan anda.

Bagaimana solusinya?

1. Tuliskan rencana kerja anda. Sebaiknya tulis di kertas atau papan yang mudah terlihat. Bukan di alat elektronik seperti handphone. Dan dalam setiap daftar rencana kerja anda, tentukan prioritas kerja anda. Buat prioritas dari yang menurut anda paling penting sampai yang kurang penting.
2. Tuliskan aktivitas yang harus anda hindari. Selain memiliki daftar pekerjaan yang harus anda lakukan, tuliskan juga aktivitas tidak produktif yang harus anda hindari. Misalkan nonton televisi tanpa kenal waktu. Dan berjanjilah anda tak melakukan aktivitas-aktivitas tersebut sebelum pekerjaan-pekerjaan anda selesai.
3. Lakukan pemanasan. Sebagian orang kadang memerlukan pemanasan sebelum bekerja. Misalnya dengan minum kopi atau teh terlebih dulu. Bila anda termasuk orang yang memerlukan pemanasan sebelum beraktivitas, lakukan saja. Yang penting, itu bisa membuat anda lebih enjoy dalam bekerja.
4. Fokus pada apa yang anda kerjakan. Satu pekerjaan, satu waktu! Sulit kalau anda melakukan banyak hal dalam waktu bersamaan. Sebab fokus anda akan terbagi. Mulai dari tugas prioritas anda. Pusatkan perhatian dan konsentrasi anda untuk mengerjakan pekerjaan tersebut sebaik-baiknya. Jangan berpindah ke pekerjaan lain sebelum selesai. Ingat, fokus!
5. Tetapkan batas waktu. Ini akan mendorong anda untuk mengerjakan setiap pekerjaan dengan cepat.
6. Tandai pekerjaan yang selesai. Setiap daftar pekerjaan yang sudah selesai, tandailah. Boleh dengan memberi centang atau mencoretnya. Ini akan memacu anda untuk segera menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berikutnya.
7. Ambil istirahat. Tentukan waktu untuk beristirahat. Misalkan setiap dua jam sekali anda mengambil istirahat 15 menit. Ini bisa anda gunakan untuk meregangkan otot atau meminum teh hangat.
8. Belajar membaca cepat. Tingkatkan terus kecepatan membaca anda. Tips membaca cepat seperti disampaikan di blog Fikrul Mustanir.
9. Mengetik lebih cepat. Maksimalkan kesepuluh jari anda dan hapalkan shortcut khusus yang akan membantu anda mengetik lebih cepat.
10. Patuhi peraturan anda. Rencana-rencana kerja yang sudah anda buat tadi bukan hanya untuk dipajang saja. Patuhi dan lakukanlah dengan sebaik-baiknya.

Melakukan ke-10 cara di atas dijamin produktivitas kerja anda akan meningkat drastis. Buktikanlah!

Sentuhan Personal: Penting untuk Membuat Konsumen Anda Loyal


Suatu saat, anda tengah berdiri di pinggir jalan. Lalu tiba-tiba ada orang yang menyapa anda. Menanyakan kabar anda dan seterusnya. Bagaimana perasaan anda?

Wah, pasti anda akan senang. Sambil diam-diam dalam hati merasa jadi orang terkenal. Tapi bukan itu yang penting. Yang penting kemudian anda juga akan memberikan perhatian pada orang yang menyapa anda itu. Dan bahkan berusaha mengenalnya lebih jauh.

Contoh lainnya misalnya, suatu ketika anda bertemu dengan teman lama anda. Dan anda langsung bercakap dengan bahasa daerah teman anda itu. Pasti dia akan merasa senang. Walhasil hubungan anda jadi lebih akrab.

Inilah salah satu keajaiban sentuhan personal. Mereka yang semula sama sekali tak peduli pada anda, bisa langsung berubah 180 derajat. Memberikan perhatian pada anda dan menganggap anda sebagai temannya. Dan ingat, teman adalah aset yang tak ternilai.

Penggunaan sentuhan personal dalam bisnis internet amat penting. Bukan cuma untuk berkomunikasi, tapi lebih dari itu untuk menumbuhkan loyalitas konsumen.

Sentuhan personal juga lebih murah. Tak semahal kalau anda beriklan. Anda cukup mengingat nama mereka, apa hobi mereka, dan memberikan senyuman tulus. Dan saya jamin mereka akan memberikan perhatian yang lebih pada bisnis anda.

Memang menggunakan sentuhan personal hasilnya tak langsung kelihatan. Karena perlu berhubungan dengan konsumen secara satu per satu. Tapi saya yakin hasilnya akan lebih kekal. Konsumen anda loyal dan akan terus mengingat bisnis anda. Mereka akan menjadi pelanggan setia.

Nah, sekarang bagaimana sentuhan personal semacam ini bisa anda gunakan di bisnis internet?

Prinsipnya sama, hargai klien dengan memberikan pelayanan yang manusiawi. Seperti contoh di atas, sapalah klien anda dengan menyebut namanya saat anda mengirim pesan. Jika hal itu tidak mungkin anda lakukan secara manual, ada mesin autoresponder yang siap membantu.

Cara lainnya, ajaklah klien anda bercanda saat berkomunikasi. Buat mereka merasa nyaman dengan guyonan anda. Ini yang kemarin dilakukan presiden Obama untuk menjaring dukungan. Saat berkampanye di internet Obama tak pernah menganggap dirinya sebagai calon presiden Amerika. Ia memperlakukan teman-temannya di Facebook seperti seorang sahabat. Tidak hanya bicara masalah politik dan pemerintahan, Obama bahkan sering bercerita tentang hal yang lebih intim dengan para pendukungnya. Melalui cara seperti ini Obama bisa menjaga loyalitas pendukungnya hingga ia terpilih.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda siap memberi sentuhan personal pada konsumen anda? Bicaralah seperti orang yang sedang duduk bersama di sebuah warung makan kepada mereka.

Yang jelas, anda mesti memperlakukan konsumen anda seperti sahabat. Ya, jadikan mereka sebagai sahabat anda.

Anda Sudah Melakukan Personal Selling untuk Bisnis Internet Anda?


Untuk meningkatkan penjualan produk atau bisnis anda, sudah tentu marketing jadi andalannya. Dalam marketing sendiri banyak sekali jurusnya. Baik beriklan, melakukan promosi, mengadakan pameran, direct marketing, maupun personal selling.

Nah, kali ini yang akan dibahas adalah personal selling di bisnis internet. Anda siap?

Sebelumnya mari kita bahas arti personal selling. Personal selling adalah teknik komunikasi personal untuk menginformasikan sesuatu, mempengaruhi, atau mengingatkan pada prospek tentang sebuah penawaran. Tujuan personal selling jelas apalagi kalau bukan untuk meningkatkan penjualan, serta mengurangi tingkat penolakan konsumen. Mengapa bisa? Sebab biasanya pendekatan personal akan jauh lebih dahsyat efeknya dibanding dengan penawaran yang bersifat massal.

Di bisnis offline, personal selling termasuk komunikasi marketing berbiaya mahal. Wajar saja, karena seorang marketer harus menemui prospek satu demi satu, menjelaskan ke tiap prospek yang tentu makan waktu, dan butuh perlengkapan yang tak sedikit. Sebagai hitung-hitungan saja, kalau setiap marketer offline misalkan butuh waktu 1 jam untuk setiap prospek, maka sehari hanya mampu menemui sekitar 8 prospek.

Di internet? Jauh lebih banyak!

Dengan internet, anda bisa melakukan personal selling dengan sangat sangat sangat hemat dan jauh lebih cepat. Tak sampai keringatan karena berburu klien dari satu tempat ke tempat lain. Cukup dari meja kerja anda, dan anda bisa memprospek dan melayani para konsumen dengan sangat nyaman. Enak kan?

Bagaimana proses personal selling?

Proses personal selling biasanya diawali dari memprospek customer, memilah dan memilih prospek yang berkualitas, lalu mengembangkan hubungan baik, kemudian berlanjut ke penyampaian pesan penawaran.

Nah berikutnya anda harus siap dengan lontaran pertanyaan yang muncul dari konsumen. Karena itu penguasaan pengetahuan produk dengan baik wajib hukumnya. Bila tidak, anda bisa gelagapan menjawab pertanyaan konsumen.

Contoh yang berhasil antara lain seperti Mas Yono Andrianto dan Bu Titik. Mas Yono menurut saya cukup berhasil dalam melakukan personal selling lewat internet, sedang Bu Titik cukup bagus secara offline. Karena sudah menguasai produk yang dipasarkan, maka mereka mampu menjelaskan dengan baik produk-produk yang dipasarkan.

Dan proses berikutnya berlanjut ke mengclosing penawaran. Ini salah satu proses penting. Pastikan dalam setiap proses personal selling yang anda lakukan, closing tak ketinggalan. Tutup setiap penawaran anda dengan closing!

Sudah selesai?

Belum. Bila mereka kemudian bergabung dengan layanan yang anda tawarkan, maka berikutnya anda wajib menyediakan layanan dan dukungan untuk mereka. Bentuknya bisa seperti konsultasi gratis, atau dukungan terhadap mereka. Dan anda tetap harus menjaga hubungan baik dengan mereka.

Kalaupun kemudian mereka belum bergabung dengan anda, anda tetap wajib mengembangkan dan memperkuat hubungan dengan orang-orang yang anda kenal itu. Sebab banyak teman, tak ada ruginya.

Anda siap melakukan personal selling?

Pelanggan adalah Nyawa Bisnis Internet Anda


Anda ingat berapa nilai transaksi pertama anda? Atau anda ingat berapa uang yang anda terima dari pelanggan pertama anda?

Jumlah yang saat itu anda terima mungkin tidak banyak. Dibandingkan penghasilan anda sekarang, jumlah itu mungkin tidak ada apa-apanya. Tapi anda harus tetap menjaga mereka sebaik-baiknya.

Orang sering lupa bahwa yang besar selalu dimulai dari yang kecil. Piramida yang tingginya mencapai sekitar 150 meter disusun dari satu per satu batu. Dan dibutuhkan 2.300.000 batu untuk mendirikan bangunan kebanggaan rakyat Mesir itu.

Tabungan atau kekayaan anda juga begitu. Meski saat ini jumlahnya mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta, anda memulainya dari uang puluhan ribu. Begitupun di bisnis internet. Meski memiliki ribuan pelanggan, anda mendapatkannya satu demi satu.

Dan sekalipun sekarang anda memiliki ribuan pelanggan, anda tak boleh melupakan seorang pelanggan pun. Anda harus menjaga mereka sebaik mungkin.

Kenapa seorang pelanggan begitu berarti?

Kebiasaan belanja di internet menunjukan seseorang hanya membeli dari orang yang sudah dikenal. Mereka cenderung mengabaikan penawaran dari orang yang belum mereka kenal.

Dan kecenderungan bertransaksi dengan orang yang dikenal bukan hanya di bisnis internet. Di bisnis offline pun demikian. Pelanggan akan kembali membeli di toko yang pelayanannya memuaskan. Konsumen akan membeli lagi produk yang pernah dicoba dan sesuai selera. Dan konsumen akan lebih mudah membeli dari penjual yang dikenalnya.

Karena itu, jika suatu saat, anda berencana meluncurkan produk baru, pembeli paling potensial yang tidak boleh anda lupakan adalah pembeli produk anda sebelumnya. Mereka yang pernah membeli dari anda, berpeluang lebih besar membeli kembali produk anda.

Seorang pelanggan akan membeli produk anda dengan senang hati meski harganya sedikit mahal. Misalnya dulu mereka membeli produk seharga Rp 50 ribu, sedangkan produk terbaru anda seharga Rp 100 ribu. Jika mereka puas dengan produk pertama, mereka akan sengaja menganggarkan dana untuk membeli kembali produk anda.

Misalkan saja anda memiliki 100 pelanggan, maka dalam waktu relatif singkat anda berpeluang menjual 100 produk. Bandingkan jika anda harus menjual produk yang sama pada pelanggan baru. Untuk mendapatkan jumlah yang sama, anda perlu waktu beberapa kali lebih lama.

Karena itulah pelanggan adalah nyawa bisnis internet anda. Jaring pelanggan sebanyak mungkin, layani dengan baik, dan rasakan manfaatnya untuk perkembangan bisnis internet anda.

Bagaimana Membangun Kredibilitas Bisnis di Internet


Saya membaca posting Membangun Kredibilitas Bisnis di blog Mbak Does. Dalam postingnya tersebut, Mbak Does mengemukakan pentingnya sebuah kredibilitas serta beberapa kunci untuk membangunnya. Pentingnya kredibilitas ini diamini Mas Syafree yang berkomentar “Yep… Benar sekali. Kredibilitas kuncinya. Siapa yang mau beli sampo anti ketombe dari orang yang ketombean?”. :-)

Melengkapi tulisan tersebut, kalau di internet, bagaimana membangun kredibilitas bisnis?

Ada sejumlah cara yang bisa anda gunakan untuk membangun kredibilitas bisnis di internet:

1. Miliki Blog Berdomain Nama Anda. Kalau anda berniat berbisnis di internet, tentu situs web wajib anda punya. Namun hanya punya situs web saja sekarang tak lagi cukup. Anda juga perlu mempunyai blog berdomain nama anda. Sebab sekarang dan seterusnya, ketika seseorang ingin tahu mengenai seseorang, mereka tinggal mengetikkan nama yang dicarinya di search engine. Dan ketika nama yang dicarinya tak tercantum, maka orang tersebut dianggap “tak eksis”. Blog berdomain nama anda sangat baik untuk personal branding. Karena itu saya sarankan agar anda membeli domain nama anda.
2. Lakukan Blogging Berkelanjutan. Tentu setelah blog anda buat, yang jauh lebih penting lagi adalah konsisten melakukan blogging. Karena sebenarnya membuat blog itu mudah. Yang jauh lebih sulit adalah melakukan blogging berkelanjutan. Sebab tak jarang, setelah blog dibuat, beberapa bulan kemudian ditelantarkan pemiliknya. Bila seperti itu yang terjadi, jangan pernah berharap blog anda bisa mencapai blog sukses spektakuler.
3. Fokus dalam Blogging. Anda ingin orang mengenal anda sebagai apa? Itu pertanyaan kuncinya. Dan itulah salah satu alasan mengapa SANGAT penting untuk fokus di niche blog anda. Sekalipun mungkin anda punya banyak minat, keahlian, atau kelebihan, sebaiknya fokus di satu atau beberapa saja. Kalau semuanya anda pilih, pengunjung akan bingung.
4. Merespon Komentar di Blog Orang Lain. Ini masih soal blogging. Bukan hanya di blog sendiri, merespon komentar di blog orang lain bisa meningkatkan kredibilitas anda. Anda bisa rasakan bedanya kan antara orang yang bertanya dan merespon pertanyaan?
5. Cantumkan Informasi Kontak Anda. Sebelumnya ini sudah sering saya katakan. Cuma untuk mengingatkan saja dan yang belum membaca, informasi kontak seperti alamat, nomer telepon, dan alamat email penting untuk anda cantumkan. Terutama di situs web anda. Bukan hanya agar anda mudah dihubungi, namun sekaligus untuk menegaskan kalau anda benar-benar ada.

Tentu tips membangun kredibilitas di internet di atas tak langsung terlihat hasilnya dalam sehari dua hari. Efeknya baru bisa anda rasakan dalam jangka panjang. Karena itu butuh ketekunan dan kesetiaan menjalaninya. Tapi kalau tak dirintis sekarang, kapan lagi mulai ACTION?

Bagaimana menurut anda? Punya pendapat lain atau mau menambahkan?

Selasa, 02 Juni 2009

3 Kesalahan Newbie di Masa Awal Berbisnis Internet


Anda pastinya sudah baca 14 kesalahan fatal bisnis internet. Namun kesalahan-kesalahan tersebut umumnya terjadi ketika anda belum mulai menjalankan bisnis internet. Sementara, ada sejumlah kesalahan lain yang potensial anda lakukan saat bisnis internet anda baru mulai. Di proses awal tersebut, kesalahan-kesalahan berikut ini bisa membuat langkah bisnis online anda sedikit tersendat.

Apa sajakah itu? Simak tiga kesalahan newbie saat mulai bisnis internet.

Kesalahan pertama: menghabiskan seluruh dana iklan di satu tempat
Betul. Ini bisa terjadi pada para newbie. Mungkin karena terlampau bersemangat memulai bisnis internet, lalu seluruh dana iklan yang disiapkan hanya dihabiskan untuk beriklan di satu tempat. Harapannya dengan memasang iklan dengan ukuran besar misalnya, iklan itu bisa langsung meraup sukses besar. Syukur kalau iya. Namun kalau tidak, dana iklan anda langsung ludes.

Solusi: pecah dana iklan anda menjadi beberapa bagian. Tes dan ukur hasilnya. Bila berhasil, terus coba tingkatkan besar iklan. Namun bila belum, anda bisa coba pindah ke penyedia iklan lain. Dengan demikian anda bisa ukur dan membandingkan tingkat efektivitas antar penyedia layanan iklan. Bila ada layanan iklan baru, jangan segan mencobanya. Contoh seperti yang ditawarkan mr-mung.

Kesalahan kedua: Menyerah setelah mencoba hanya sekali
Banyak orang yang cepat menyerah hanya karena hasilnya belum kelihatan. Misalkan baru memposting artikel satu kali, lantas menginginkan blognya langsung menghasilkan uang. Atau baru mem-follow up sekali, lantas tak pernah melakukannya lagi. Semoga ini tak terjadi pada anda.

Solusi: coba lagi, lagi, lagi dan lagi. Jangan pernah menyerah! Soal memposting rutin misalnya, anda bisa belajar dari Mas Fadly dan Mas Andy yang terus konsisten memposting.

Kesalahan ketiga: tidak mem-follow up prospek
Prospek adalah calon pengguna produk atau layanan anda. Tak memfollow up atau melakukan penawaran seperti halnya dengan melakukan sesuatu tapi setengah jalan. Mungkin saja mereka lupa atau sedang sibuk, sehingga anda perlu mengingatkan dengan follow up.

Solusi: lakukan follow up. Dan tak cuma sekali. Bila perlu sampai 10 kali. Bila belum berhasil, berikan penawaran produk atau jasa lain yang kira-kira dibutuhkan oleh si prospek. Karena itu memiliki beberapa produk seperti Mas Irwan dan Mas Dafid, menjadi keuntungan sendiri. Bila prospek belum berjodoh dengan satu produk, mungkin berjodoh dengan produk lainnya.

Langkah-Langkah Kecil yang Menghasilkan Keuntungan Luar Biasa (Bagian 1)


Menjadi blogger sebetulnya sangat gampang. Tapi untuk menjadi blogger yang hebat memang kita butuh perjuangan sedikit keras. Selain terus memproduksi tulisan berkualitas, tak henti berpromosi, juga meningkatkan fitur dan tampilan blog kita.

Karena itu, kita tak boleh berhenti belajar. Untuk terus meningkatkan kualitas blog, kita dituntut memiliki sikap terbuka dan pantang berpuas diri. Tidak berhenti pada satu titik lantas merasa blog yang kita punya sudah sempurna. Blog harus terus berkembang dan berkembang.

Memang kadang ada banyak kesibukan yang membuat kita memaafkan diri telah menelantarkan blog kita. Tapi itu sebetulnya tak perlu terjadi asal ada perencanaan blog dan kita mematuhinya. Dan perencanaan itu bersumber dari apa tujuan kita membuat blog.

Bila tujuan kita menjadikannya sebagai blog personal atau blog yang dimaksudkan menjalin hubungan dengan banyak orang, bukan berarti lantas boleh membuat kita asal-asalan mengurusnya. Kita tetap harus merencanakan perkembangannya dari hari ke hari. Bila tak diurus dengan benar, pasti tak banyak yang mau menjalin hubungan dengan kita. So, tujuan memperbanyak teman jadi tak tercapai.

Apalagi kalau tujuan membuat blog untuk menghasilkan uang. Tanpa keseriusan dan komitmen untuk mengelola blog dengan benar pasti kran uang tak mengalir lancar. Mampet! Impian anda untuk bermandikan uang pun jadi tak kesampaian.

Karena itu, sangat saya sarankan untuk membuat perencanaan blog. Baik perencanaan harian, mingguan, bulanan, tahunan dilengkapi target yang ingin anda raih. Target tahunan merupakan impian yang ingin anda capai tahun ini. Mungkin 10 ribu teman baru atau penghasilan Rp 100 juta.

Mustahil? Sama sekali tidak! Banyak orang termasuk saya yang sudah membuktikannya. Dulu bagi saya impian mendapat uang milyaran nyaris tak pernah terbayangkan. Tapi kini itu sudah saya rasakan dan nikmati.

Memang duit sebanyak itu tak saya taruh semuanya di tempat tidur saya. Karena selain saya tak bisa tidur gara-gara tempat tidur dipenuhi tumpukan uang itu, bisa-bisa ranjangnya juga ambruk. ;) Semua penghasilan itu sudah saya investasikan kembali. Agar makin banyak uang yang bisa saya peroleh sehingga makin banyak pula yang bisa saya perbuat untuk orang banyak.

Saat ini, impian saya adalah bagaimana membuat anda-anda semua bisa ikut merasakan kenikmatan yang kini saya jalani. Bagaimana anda bisa hidup tenang tanpa tekanan pekerjaan yang bertubi-tubi dan membuat tubuh lelah dan pikiran anda stres berat, namun penghasilan terus mengalir deras tanpa henti seperti. Seperti air terjun, uang yang anda terima terus mengucur deras mengguyur tubuh anda.

Kembali ke soal perencaaan, setelah membuat perencanaan tahunan, perlu anda jabarkan dalam langkah-langkah lebih konkret dalam perencanaan bulanan, mingguan, dan bahkan harian. Perencanaan-perencanaan itu yang nantinya akan menjadi jembatan-jembatan meraih target anda tahun ini.

Kalau tengah bingung mau anda apakan blog anda hari ini, ini yang bisa anda perbuat: Buat judul posting yang dicari oleh pembaca!

Headline atau judul yang anda pasang memiliki peran sangat penting. Karena dari headline, pembaca memutuskan membaca posting anda atau tidak. Kalau judul anda tak cukup menarik untuk menggugah pembaca mengklik, jangan harap posting anda dibaca.

Karena itu, saya sarankan sebelum posting, pikirkan baik-baik headlinenya. Ini yang perlu anda jadikan pertimbangan:
1. Buat judul semenarik mungkin. Yang menarik seperti apa? Bisa banyak pertimbangannya, yang pasti bisa menggugah pengunjung untuk membacanya. Coba lihat judul anda. Apakah paling tidak cukup menarik untuk anda sendiri? Kalau tidak anda bisa ganti headlinenya. Cari beberapa alternatif sebelum anda putuskan yang anda pakai.
2. Pakai kata yang banyak dicari orang. Apa kata yang banyak dicari orang? Karena setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang lebih baik, kira-kira ini kata yang sering mereka cari: sukses, mudah, uang, enak, dan sejenisnya. Pakai kata yang populer dalam headline agar bisa lebih mudah ditemukan oleh pembaca. Hindari memakai kata yang rumit dan tak banyak dipakai.

Coba lihat headline anda. Kalau tak menarik segera ganti. Lihat pula headline dalam tulisan-tulisan sebelumnya. Tak ada salahnya mengganti kalau anda rasa memang tak cukup menarik di mata pembaca.